Rabu, 15 Februari 2017

Sendratari Ramayana


Sendratari Ramayana

Dari cerita Hindu, Sendratari Ramayana merupakan satu kesenian yang paling terkenal di Jogja, kebanyakan turis sangat menyukai pertunjukan ini. Mereka menanti – nanti pertunjukan ini. Tunjukkan sendratari dipertunjukan di Candi Prambanan setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Ini sangat menarik karena selain dari seni Jogja, penonton juga mendapatkan pandangan candi – candi di belakangnya. Tontonan ini menggabungkan tari dan drama tanpa dialog. Sendratari mengutamakan gerakan dan ekspresi sebagai pengganti dialog. Sendratari Ramayana Prambanan merupakan sendratari paling rutin, sejak 1961.


Sendratari ini menceritakan tentang perlawanan antara sifat yang baik yang ada dalam diri Sri Rama (dari negara Ayodhiyapala) melawan sifat jahat yang ada dalam diri Rahwana (maharaja angkara murka dari negara Alengka). Cerita ini berkisah tugas hubungan; kualitas dari istri yang ideal, raja, kaka, dan pembantu. Dewa, manusia, raksasa, monyet (hanoman), dan wanita cantik semua bersama - sama menceritakan kisah penuh warna dari cinta diselingi oleh penculikan dan pertempuran. Cerita model raja Rama berubah menjadi tarian local yang penting, meliputi gaya Jawa, budaya, dan musik.



Biarpun cerita ini berasal dari India, versi Jawa benar – benar mewakili seni dan budaya lokal. Cerita Ramayana ini sendiri adalah kisah perjalanan Rama dalam menyelamatkan istrinya, Sita (dimana di Jawa lebih dikenal dengan nama Sinta).

Sendratari ini memiliki empat episode berbeda disetiap pertunjukannya diantaranya, Hilangnya Dewi Shinta, Hanoman Duta, Kombokarno Leno, dan Api Suci. Namun, Sendratari ini tidak dipentaskan setiap bulan. Pentas ini hanya pada bulan Mei hingga Oktober. Pertunjukkan seperti ini berinti untuk memperkenalkan budaya Indonesia, untuk lebih spesifik, budaya Jawa, bagi generasi muda Indonesia dan turis Internasional, sehingga lebih mencintai budaya tradisional.

Serat Rama  adalah cerita Ramayana versi sastra Jawa Baru yang populer di kalangan masyarakat. Namun, Serat Rama berbeda dengan Ramayana versi Walmiki yang dianggap sebagai versi original dari Ramayana. Ramayana Walmiki melainkan Ravanavadha, yaitu karangan Bhatti dari India. Karena cerita ini ada banyak versi yang berbeda, pengelola pentas ini membuat pertunjukkan ini untuk menyatukan sumber berbeda – beda dalam bentuk acara.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar