Rabu, 15 Februari 2017

Makanan Tradisional Jawa Tengah

Makanan Tradisional Jawa Tengah 
Makanan adalah salah satu budaya yang bisa membedakan suatu daerah dengan yang lain. Misalnya, makanan khas Bali beda dengan makanan khas Jakarta. Sama juga dengan makanan khas Jawa tengah. Memang banyak makanan yang mirip dengan makanan dari daerah lain tetapi makanan dari Jawa Tengah ada banyak variasinya.
Salah satu contoh makanan dari Jawa Tengah adalah lumpia. Tak terkejut jika hampir semua orang kalau ditanya pasti jawabnya lumpia. Lumpia lebih enak kalau dimakan saat masih hangat lho. Apalagi kalau ditambah sama saus atau cabe rawit, waah, tambah menggoda aja tuh. Lumpia mempunyai isi yang beragam, ada yang pakai ayam, rebung, telur, sayuran dan udang pun ada. Kalau kamu berkunjung ke Semarang, jangan lupa buat cobain makanan yang satu ini ya
Orang Indonesia pasti tahu dengan makanan tahu. Tetapi, Jawa Tengah memiliki hidangan tahu yang berbda. Namanya tahu petis, masih makanan dari Semarang nih. Tahu petis biasanya buat camilan aja, atau kalau kamu mau makan nasi pakai makanan ini juga bisa. Tahu petis ini bahannya tentu saja tahu, tehu goreng tepatnya. Beda antara tahu ini dengan yang lain adalah adanya saus hitam yang namanya petis. Nah, petis ini terbuat dari kuah rebusan ikan atau udang yang dimasak terus sampai menjadi kental.


Lalu, pasti banyak yang kenal dengan makanan selanjutnya. Mungkin itu bentuk modern dari enting-enting gepuk. Cuma kalau saya sh lebih milih enting-enting gepuknya. Enting-enting ini khasnya daerah Salatiga, Jawa Tengah. Bahan dasarnya adalah kacang tanah yang digepuk atau ditumbuk kemudian dipadatkan. Tapu sebelumnya udah dicampur sama gula jawa dulu biar semua menyatu menjadi satu.Kalau kamu main ke Pati, jangan lupa cobain nasi gandul. Beda dengan nasi lainnya, nasi gandul ini adalah nasi uduk yang penyajiannya pakai daun pisang.Tapi bukan hanya  itu aja, rasa nasinya lebih gurih dari pada nasi yang biasanya. Bahkan ada juga yang menambahkan daun pandan saat memasak nasi gandul ini, biar wanginya makin sedap dan tentu saja menggugah selera makan kita. Nasi gandul ini paling enak kalau kita makannya langsung di kota Pati. Dengan kuah yang segar ditambah lauk berupa daging sapi yang sudah diolah tentu akan menjadi pelengkap yang makin membuat nasi gandul ini menjadi lebih lezat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar